Artkel Dhamma

Damai tak Tergoyahkan

Sang Buddha mengajarkan kita untuk merenung-kan kondisi yang mengacaukan pikiran itu. Kapan pun pikiran bergerak, ia menjadi tidak stabil dan tak permanen (anicca), tak memuaskan (dukkha) dan bukan sebuah diri (anattâ). Ini merupakan tiga corak universal dari semua fenomena yang terkondisi. Sang Buddha mengajarkan kita mengamati serta mengkontemplasikan pergerakan pikiran ini. Demikian pula halnya dengan…

Artkel Dhamma

Kisah Arahat Ekudana

Bhikkhu dalam cerita ini hidup di sebuah hutan kecil di dekat Savatthi. Ia dikenal dengan nama Ekudana, sebab ia hanya hafal satu bait saja dari Kitab Udana. Tetapi Thera tersebut mengerti sepenuhnya makna Dhamma yang terkandung dalam bait tersebut. Pada setiap hari uposatha, dia mendesak orang lain untuk mendengarkan Dhamma, dan dia sendiri akan mengucapkan…

Artkel Dhamma

ĀNĀPĀNASSATI

Maka yang dimaksud dengan ānāpānassati adalah: Mengamati masuk dan keluarnya napas, lalu membangkitkan catukka-pañcaka-jhāna (empat atau lima tingkat konsentrasi), kemudian mengembangkan vipassanā hingga mencapai tingkat Arahat — demikian yang dimaksudkan.   Seberapa besar buah dari ānāpānassati? Mahapphalā hoti – ‘Besar buahnya’ itu seberapa besar?   Dijelaskan:   1. Seorang bhikkhu yang berlatih ānāpānassati dengan tekun,…

Artkel Dhamma

Anguttara Nikaya IV – 216

Bhagawa berkata kepada para bhikkhu, “Anggaplah benar bahwa Hatthaka dari Alavi diberkahi dengan tujuh kelebihan yang menakjubkan. Apakah ketujuh hal itu? Ia memiliki keyakinan, kebajikan, kesadaran, takut tercela, terpelajar, kemurahan hati, dan Kebijaksanaan.” Setelah berkata demikian, Bhagawa bangkit dari tempat duduknya dan memasukki tempat tinggal-Nya. Lalu seorang bhikkhu datang ke tempat Hatthaka berada dan memberitahukan…

Artkel Dhamma

Apakah Kita Bisa Merubah Kamma Kita.

Tentu saja bisa. Itulah sebabnya mengapa salah satu langkah dalam Jalan Mulia Berunsur Delapan adalah Usaha Benar. Hal ini bergantung pada ketulusan hati, seberapa besar energi yang kita keluarkan dan seberapa kuat kebiasaannya. Tetapi memang betul bahwa beberapa orang menjalani hidupnya dibawah pengaruh dari kebiasaan mereka, tanpa melakukan usaha untuk mengubahnya dan menjadi korban dari…

Artkel Dhamma

Berputar dalam saṃsāra

Matahari terbit di timur dan tenggelam di barat. Hari berlalu dan fenomena ini terus berjalan tanpa henti, 1 tahun, 10 tahun, 100 tahun, 1000 tahun, dan demikian seterusnya. Pada suatu ketika ada sepasang sahabat yang sangat akrab, dapat dikatakan mereka berdua adalah teman sejati, si A dan si B. Sayangnya kehidupan mereka berdua bagaikan langit…

Artkel Dhamma

Maṅgala Sutta – 38 Berkah Utama

Maṅgala sutta (Khuddakapāṭha 5 & Sutta Nipāta 2.4) adalah khotbah tentang 38 berkah utama. Di sini sesosok dewa datang dan bertanya kepada Sang Buddha apa arti sebenarnya dari berkah. Ia bertanya karena terdapat banyak pandangan yang berbeda-beda tentang arti dari sebuah berkah. Banyak orang beranggapan bahwa hal yang patut disebut sebagai berkah adalah berbagai hal…

Artkel Dhamma

HARI ASADHA MEMPERINGATI APA ?

Hari Asadha terjadi 2 bulan setelah Hari Waisak untuk memperingati 2 Peristiwa Agung yang terjadi pada bulan purnama Asadha yaitu : 1. PEMUTARAN RODA DHARMA. Buddha Gautama memutar Roda Dharma dengan membabarkan Dhammacakka Pavattana Sutta di Taman Rusa Isipatana, dekat Varanasi ( sekarang India ) kepada 5 orang pertapa yang pernah bersama-sama Beliau melakukan pertapaan…

Artkel Dhamma

MAKNA PENTING HARI ASADHA

Hari Asadha adalah salah satu hari yang penting bagi umat Buddha selain hari Waisak. Seperti yang sudah diketahui secara luas, hari Asadha itu adalah untuk memperingati saat pemutaran Roda Dharma oleh Buddha Gautama. Selain memberikan kotbah Dharma-Nya yang pertama, pemutaran Roda Dharma juga sarat dengan nilai dan maksud yang agung dan mulia. Seorang Samma Sambuddha…

Artkel Dhamma

Indonesia Tipiṭaka Chanting (ITC) & Āsālha Mahāpūja 2569/2025

Asalha puja (Asadha puja) adalah puja kepada Buddha pada saat purnama di bulan Asalha. Asalha adalah nama bulan dalam penanggalan Buddhis, dua bulan setelah bulan Waisak. Asalha puja memperingati saat pertama kalinya Buddha membabarkan Dhamma dan terbentuknya Tiga Permata (Tiratana), yaitu Permata Buddha, Permata Dhamma dan Permata Sangha. Sejarah Peristiwa Suci Asalha Dua bulan setelah…