Sutta Center

PetaVatthu 1,7 dan 1,8

Pv 1.7 Sattaputtakhādaka Sutta Pemakan Tujuh Putra Kecemburuan dan kebencian hanya akan menyebabkan penderitaan. Ketika melihat hantu, seorang biksu bertanya,   Biarawan: Kamu telanjang dan sangat jelek. Tubuhmu sangat bau. Kamu dikelilingi lalat. Kamu, berdiri di sana, siapa kamu?   Hantu: Aku hantu, Tuan. Aku menderita di alam Yama. Aku telah berbuat jahat sebagai manusia…

Sutta Center

KESABARAN DAN PENGENDALIAN DIRI

(Berdasarkan Kakacupama Sutta, MN 21) Dalam sutta ini, Sang Buddha menceritakan bagaimana seorang bhikkhu seharusnya bersikap terhadap kritik, penghinaan, dan bahkan perlakuan kekerasan. Beliau memberikan perumpamaan yang sangat tajam: “Jika para perampok memotong tubuhmu bagian demi bagian dengan gergaji bermata dua, dan kamu menimbulkan kebencian terhadap perampok itu, kamu tidak menjalankan ajaran-Ku.” Sutta dimulai dengan kisah seorang bhikkhu bernama Bhikkhu Moliya Phagguna, yang terlalu melibatkan diri…

Sutta Center

Kisah Seorang Gadis Desa (Gāmadārikāya Vatthu)

Di bagian selatan Pulau Lanka, terdapat sebuah desa bernama Brahmacola. Di sana, orang-orang mengolah sebidang ladang yang besar dan tinggal di sana selama satu bulan. Ketika masa panen tiba, mereka pun berkata, “Mari kita pergi untuk memanen bulan ini,” lalu mereka membawa air dan berangkat, saat itu musim panas yang sangat terik sedang berlangsung.  …

Sutta Center

DARĪMUKHA-JĀTAKA

“Kesenangan-kesenangan indriawi,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Jetavana, tentang pelepasan keduniawian. Cerita pembukannya telah dikemukakan sebelumnya. ____________________ Dahulu kala ketika Raja Magadha berkuasa di Rājagaha, Bodhisatta terlahir sebagai anak dari permaisurinya dan diberi nama Pangeran Brahmadatta. Pada hari kelahirannya, pendeta kerajaan juga mendapatkan seorang putra: wajahnya begitu elok sehingga…

Sutta Center

SUCILOMA SUTTA

Demikian yang telah saya dengar: Suatu ketika Sang Buddha duduk beralas batu di Gaya, tempat kediaman yakkha Suciloma. Pada saat itu yakkha Khara dan Suciloma lewat di dekat beliau *dan Yakkha Khara bertanya; ‘Apakah dia seorang pertapa?’ Suciloma menjawab: ‘Dia bukan pertapa. Penampilannya saja yang kelihatan sama. Biarlah saya pastikan.’ Kemudian Suciloma mendekati Sang Buddha…

Sutta Center

Sabrahmākasutta • Aṅguttara Nikāya 3.31

Sutta ini menceritakan tentang Brahma, apakah kalian pernah melihat brahma? Para bhikkhu, keluarga-keluarga itu berdiam bersama Brahmā di mana di rumah mereka ibu dan ayah dihormati oleh anak-anak mereka. (2) Keluarga-keluarga itu berdiam bersama guru-guru pertama di mana di rumah mereka ibu dan ayah dihormati oleh anak-anak mereka. (3) Keluarga-keluarga itu berdiam bersama yang-layak-menerima-pemberian di…

Sutta Center

Sammukhībhāvasutta Aṅguttara Nikāya 3.41

Tiga hal ini, para bhikkhu, adalah kehadiran yang melaluinya seorang putra keluarga yang penuh keyakinan menghasilkan banyak kebajikan. Tiga hal manakah itu? Para bhikkhu, dengan hadirnya keyakinan, seorang putra keluarga yang penuh keyakinan menghasilkan banyak kebajikan. Para bhikkhu, dengan hadirnya dana/hal-hal yang layak disumbangkan, seorang putra keluarga yang penuh keyakinan menghasilkan banyak kebajikan. Para bhikkhu,…

Sutta Center

SAMYUTTA NIKAYA 56 : 11

MAHA VAGGA SACCA SAMYUTTA DHAMMA CAKKA PAVATTANA VAGGA DHAMMA CAKKA PAVATTANA SUTTA PATHAMA TATHAGATENA VUTTA ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~   =============================== I. SISTEMATIKA SUTTA. ===============================   Dhamma Cakka Pavatana Sutta merupakan sutta yang istimewa karena setiap Buddha ( Samma Sambuddha ) pada masa lampau, masa kini, maupun masa mendatang pasti memberikan kotbah pertamanya berupa Dhamma Cakka Pavatana Sutta…

Sutta Center

ASALHA PUJA GATHA

( SYAIR PENGHORMATAN HARI ASADHA ) Namo Tassa Bhagavato Arahato Sammā-Sambuddhassa. ( 3 x )   Yamamha kho mayam, Bhagavantam saraṇam gatā, yo no Bhagavā satthā, yassa ca mayam Bhagavato dhammam rocema : Ahosi kho so Bhagavā, araham sammā sambuddho, sattesu kāruññam paṭicca, karuṇāyako hitesī, anukampam upādāya, āsāḷhapuṇṇamiyam, Bārāṇasiyam isipatane migadāye, pañcavaggiyānam bhikkhūnam, anuttaram dhammacakkam…

Sutta Center

Kelahiran sebagai Seekor Anjing

Kukkura Jātaka (Kelahiran sebagai Seekor Anjing) [Jat 22] “Anjing-anjing yang dipelihara di istana kerajaan.” – Kisah ini diceritakan oleh Guru saat berada di Jetavana, tentang perbuatan baik untuk kerabatnya, seperti yang akan diceritakan dalam Buku Kedua Belas di Bhaddasāla-jātaka. Untuk menyampaikan pengajaran itulah Beliau menceritakan kisah masa lampau ini. Suatu ketika Brahmadatta memerintah di Bārāṇasī,…