Sutta Center

Maṇisūkara (Babi Permata) Jātaka [Jā 285]

“Tujuh musim panas.” — Ini dikisahkan oleh Guru saat berdiam di Jetavana, tentang pembunuhan Sundarī. Pada waktu itu Bhagava sangat dihormati dan alur cerita ini datang dari Udāna (Ud.38). Yang secara ringkasnya, dikatakan Bhagavā dan Komunitas bhikkhu telah menerima pendapatan dan penghormatan seperti lima sungai besar yang sedang banjir besar; para guru dan penganut sekte…

Sutta Center

PALOKA SUTTA (Aṅguttara Nikāya 3.56)

Kemudian, seorang brāhmaṇa kaya raya mendatangi Sang Bhagavā… [setelah memberi penghormatan] … lalu setelah duduk di satu sisi, brāhmaṇa kaya itu berkata kepada Sang Bhagavā: “Telah kudengar, Yang Mulia Gotama, bahwa para brāhmaṇa zaman dahulu—para tetua dan guru besar masa lampau—sering berkata: ‘Dahulu, dunia ini seolah-olah dipenuhi oleh manusia sampai seperti neraka Avīci—dengan padatnya pemukiman…

Artkel Dhamma

Navanga Uposatha Sila (Sembilan Sila Uposatha )

1. Pāṇātipātā veramaṇī ‧ sikkhāpadaṃ samādiyāmi. 2. Adinnādānā veramaṇī ‧ sikkhāpadaṃ samādiyāmi. 3. Abrahmacariyā veramaṇī ‧ sikkhāpadaṃ samādiyāmi. 4. Musāvādā veramaṇī ‧ sikkhāpadaṃ samādiyāmi. 5. Surat ‧ meraya ‧ majja ‧ pamādaṭṭhānā veramaṇī ‧ sikkhāpadaṃ samādiyāmi . 6. Vikāla ‧ bhojanā veramaṇī ‧ sikkhāpadaṃ samādiyāmi. 7. Nacca ‧ gīta ‧ vādita ‧ visūka ‧ dassana…

Sutta Center

KESAKTIAN BUDDHA

Para Buddha adalah makhluk agung, makhluk istimewa, sedemikian rupa sehingga di seluruh alam semesta dengan para dewa dan manusia, apa pun yang dapat dilihat, didengar, dipikirkan, dipahami, dicapai, dicari, atau dijelajahi dengan pikiran — tidak ada satu pun objek bentuk (rūpārammaṇa) yang dibedakan menurut warna seperti biru dan sebagainya, tidak ada satu pun objek suara…

Tayana Sutta ( SN 2.8 )
Artkel Dhamma

Pancasilla Buddhis

Pengantar Kehidupan memiliki ketertibannya, termasuk kehidupan manusia. Dalam mencapai kebahagiaan dirinya dan keharmonisannya dengan sesamanya, manusia melandasi hidupnya dengan sila. Sila merupakan aturan-aturan moralitas yang wajib dilaksanakan oleh manusia. Dikatakan baik atau manusia susila, karena mencerminkan hakikatnya sebagai makhluk yang luhur dan bahkan kelahiran manusia ditentukan oleh sejauh mana dia tidak melanggar sila. Mari Pahamilah Pengertian Sila! Ingat Sila menunjukkan…

Artkel Dhamma

Hiduplah Sesuai Dhamma

“Jalan Tengah” Sang Buddha tidak menginginkan kita untuk mengikuti kedua jalan – nafsu keinginan dan tenggelam di satu sisi serta takut dan benci di sisi lain. Waspadalah terhadap kesenangan, beliau mengajarkan. Kemarahan, ketakutan, ketidakpuasan, bukanlah jalan yogi, melainkan jalan dari orang duniawi. Orang yang tenang berjalan di Jalan Tengah latihan yang benar, meninggalkan kemelekatan di…

Sutta Center

MANFAAT MENGHINDARI MAKAN MALAM

Evaṃ me sutaṃ – ekaṃ samayaṃ bhagavā kāsīsu cārikaṃ carati mahatā bhikkhusaṅghena saddhiṃ. Tatra kho bhagavā bhikkhū āmantesi – “Ahaṃ kho, bhikkhave, aññatreva rattibhojanā bhuñjāmi. Aññatra kho panāhaṃ, bhikkhave, rattibhojanā bhuñjamāno appābādhatañca sañjānāmi appātaṅkatañca lahuṭṭhānañca balañca phāsuvihārañca. Demikianlah yang telah saya dengar. Pada suatu waktu, Sang Bhagavā (Yang Terberkahi) sedang melakukan perjalanan keliling di wilayah…

Artkel Dhamma

LIMA JENIS PERDAGANGAN TERLARANG

“Pañcimā, bhikkhave, vaṇijjā upāsakena akaraṇīyā. Katamā pañca? Satthavaṇijjā, sattavaṇijjā, maṃsavaṇijjā, majjavaṇijjā, visavaṇijjā – imā kho, bhikkhave, pañca vaṇijjā upāsakena akaraṇīyā”ti. “Bhikkhu, ada lima jenis perdagangan yang tidak boleh dilakukan oleh seorang upāsaka (umat perumah tangga). Apakah lima itu? Perdagangan senjata, perdagangan makhluk hidup, perdagangan daging, perdagangan minuman memabukkan, dan perdagangan racun. Inilah, para bhikkhu, lima…

Sutta Center

Aṅguttara Nikaya Pīti Sutta

Bhagavā bersabda: “Bagus, bagus sekali, Sāriputta! Benar, Sāriputta, ketika seorang ariyasāvaka hidup dengan mengalami kebahagiaan dari keterasingan, lima kondisi batin ini tidak muncul : 1. Penderitaan dan kesedihan yang berkaitan dengan nafsu keinginan tidak muncul. 2. Kebahagiaan dan kegembiraan yang berkaitan dengan nafsu keinginan tidak muncul. 3. Penderitaan dan kesedihan yang berkaitan dengan hal-hal tidak…