Artkel Dhamma

APAKAH BERMANFAAT MEMBERIKAN DANA PADA SEORANG BHIKKHU YANG TAK BERMORAL

Penanya menanyakan sebuah pertanyaan tambahan. “Jika dana diberikan pada seorang bhikkhu yang tak bermoral, apakah ini bisa membuahkan hasil yang besar, bermanfaat bagi si pendana?” Ini seharusnya dicatat bahwa bagi seorang pendana, seorang bhikkhu yang tak bermoral bisa layak menerima pemberian dengan sepuluh kemurnian yang dikenal sebagai “Dakkhiṇavisuddhi”, membuahkan manfaat besar bagi pendana. 1. Seorang…

Artkel Dhamma

Tahu Balas Budi yang Langka dalam Ajaran Buddha

 “Dullabho loke kataññū katavedī “Orang yang tahu balas budi dan membalas kebaikan adalah langka di dunia ini.” Aṅguttara Nikāya 2.118–129  Apa Itu Kataññū Katavedī ? – Kataññū: menyadari kebaikan yang pernah diterima. – Katavedī: merasa berterima kasih dan menunjukkannya—dengan ucapan, sikap, atau perbuatan. Sang Buddha menyebut ini sebagai ciri utama orang baik (sappurisa) Sebaliknya, akataññū akatavedī…

Artkel Dhamma

MENYELAMATKAN DIRI SENDIRI

Attadattham paratthena, bahunapi na hapaye; Attadatthamabhinnaya, sadatthapasuto siya. Jangan karena demi kesejahteraan orang lain lalu seseorang melalaikan kesejahteraan sendiri. Setelah memahami tujuan akhir bagi diri sendiri, hendaklah ia teguh melaksanakan tugas kewajibannya. (Dhammapada Syair 166) Sang Buddha sudah mencapai pencerahan sempurna dan menjadi Sammasambuddha sebagai hasil dari usahanya sendiri. Setelah mencapai pencerahan tertinggi Sang Buddha…

Artkel Dhamma

Kisah Mahānāma Pangeran Sakya 

(a) Cita-cita Masa Lampau Bakal Mahānāma terlahir dalam sebuah keluarga kaya di Kota Haṁsāvatī pada masa kehidupan Buddha Padumuttara. Ketika mendengarkan khotbah Buddha, ia menyaksikan seorang siswa awam yang dinyatakan sebagai yang terbaik di antara para siswa awam yang mempersembahkan makanan-makanan lezat, dan obat-obatan. Ia ingin menjadi seperti orang itu pada masa depan, dan setelah…

Artkel Dhamma

Manfaat Paritta Suci

(Dhammapada I : 19) Biarpun seseorang banyak membaca Kitab Suci, tetapi tidak berbuat sesuai dengan Ajaran, maka orang yang lengah itu sama seperti gembala sapi yang menghitung sapi milik orang lain; ia tak akan memperoleh manfaat kehidupan suci. Membaca paritta itu sebenarnya tidak sulit dan tidak memakan waktu yang terlalu lama, cukup hanya sepuluh menit…

Artkel Dhamma

Lima Kelompok Unsur Kehidupan

PANCAKKHANDHA Dalam ajaran Buddha, “diri” bukanlah entitas tetap, melainkan proses yang terus berubah, terdiri dari lima kelompok (khandha) yang saling bergantung. Kita mengira kelima ini adalah “aku”, “milikku”, atau “diriku”, padahal semuanya tidak kekal (anicca), menyebabkan penderitaan (dukkha), dan tanpa diri (anattā). Mari kita selami satu per satu. 1. RŪPAKKHANDHA (Kelompok Bentuk / Fisik /…

Artkel Dhamma

Buddha Kembali dari Surga Tāvatiṁsa

Tepat menjelang masa kediaman musim hujan-Nya yang ketujuh, pada hari bulan purnama bulan Āsāḷha, Bhagavā kembali melakukan Mukjizat Ganda (Yamaka Pāṭihāriya) di kaki pohon gaṇḍamba di gerbang Kota Sāvatthi untuk menghancurkan kesombongan dan gengsi dari kaum sesat. Kemudian, Bhagavā menuju ke Surga Tāvatiṁsa dan melewati masa kediaman musim hujan selama tiga bulan di sana.  …

Artkel Dhamma

Jatuh Dari Sebatang Pohon

Jika kita melihat “Patticasamupada” sebagaimana tertulis di dalam kitab-kitab, kita katakan bahwa : Ketidaktahuan akan mengakibatkan kegiatan, Kegiatan mengakibatkan kesadaran, Kesadaran mengakibatkan batin dan jasmani Batin dan jasmani mengakibatkan enam dasar indra. Enam dasar indra membangkitkan hubungan indra. Hubungan indra akan mengakibatkan perasaan. Perasaan mengakibatkan nafsu keinginan. Nafsu keinginan akan mengakibatkan kemelekatan Kemelekatan membangkitkan keberadaan….

Artkel Dhamma

DHAMMA Memang Bukan Barang Baru

Kecenderungan manusia pada umumnya adalah selalu ingin mencari sesuatu yang baru. Ini karena sifatnya yang pembosan dan karena kenyataan dari tidak kekalnya dan tidak tetapnya hati dan pikiran manusia (anicca). Tak pelak lagi, semuanya yang telah didapatkan segera akan ditinggalkan, dan ia mulai lagi mencari-cari sesuatu yang baru (menurut pandangannya). Celakannya, karena sempitnya pengetahuan manusia,…

Artkel Dhamma

Sudahkah Anda Mencintai Diri Sendiri?

(Bodhirajakumara Vatthu) Attanance piyam janna rakkheyya nam surakkhitam tinnam annataram yamam patijaggeyya pandito.   Jika seseorang sadar bahwa diri sendiri paling dicinta, sepatutnya, ia merawat dirinya dengan baik. (Dhammapada, 157) Ada dua kata yang perlu dijelaskan dari kutipan di atas, yaitu : cinta dan diri sendiri. <Apakah yang disebut ‘cinta’?> Banyak batasan makna kata tentang…