Sutta Center

MENYEMBUNYIKAN DIRI DARI AKIBAT-AKIBAT PERBUATAN JAHAT

Na antalikkhe na samuddamajjhe, na pabbatānaṁ vivaraṁ pavissa, na vijjatī so jagatippadeso, yatraṭṭhito mucceyya pāpakammā. Tiada suatu kawasan di dunia, baik di angkasa, di tengah samudera, atau menyusup ke celah gegunungan – di mana pun berada, seseorang dapat lolos dari (akibat) perbuatan buruknya. (Dhammapada syair 127) Di dunia ini banyak ajaran yang mengklaim atau menyatakan…

Sutta Center

Mahāsīlava Jātaka

“Berusaha keraslah, saudaraku.” – Kisah ini diceritakan oleh Guru saat berada di Jetavana, tentang seorang bhikkhu yang telah melepaskan semua usahanya. Guru bertanya: “Apakah benar bhikkhu bahwa kau melepaskan semua usahamu? “Āma, Bhante. Guru berkata: “Mengapa bhikkhu, kau menyerah dalam usahamu dalam ajaran yang menuju pembebasan?” Di masa lalu orang bijak telah kehilangan kerajaan mereka,…

Sutta Center

Dummedha Jataka

“Seribu pelaku kejahatan.” – Kisah ini diceritakan oleh Guru saat berada di Jetavana, tentang tindakan yang dilakukan demi kebaikan dunia, seperti yang akan dijelaskan dalam Buku Kedua Belas di Mahākaṇhajātaka. Suatu ketika Brahmadatta memerintah di Bārāṇasī, Bodhisatta terlahir kembali di dalam rahim Permaisuri. Ketika dia lahir, dia diberi nama Pangeran Brahmadatta pada hari penamaannya. Pada…

Artkel Dhamma

Tentang Nibbana

Dapatkah setiap orang mencapai kebahagiaan dan kebebasan Nibbana? Bila dapat, apakah setiap orang pada akhirnya akan mencapainya? Jawaban untuk hal yang pertama adalah jelas, yakni bahwa setiap orang dapat mencapai Nibbana, dan justru Sang Buddha senantiasa mendorong setiap orang untuk menjadikan Nibbana sebagai tujuan hidupnya serta agar berupaya sekuatnya untuk mencapainya. Senandung para wanita yang…