Mengenal Buddha Dharma dari Blora

Bhante Sri Pannyavaro, seorang bhikkhu yang dikenal dengan pembawaan tenang dan lembut, lahir di Blora pada 22 Juli 1954. Sebelum menjalani kehidupan spiritual, ia menempuh pendidikan di Fakultas Psikologi UGM (1972–1974) dan Fakultas Filsafat (1975). Awal perjalanan kebhikkhuannya dimulai ketika ia ditahbiskan sebagai samanera pada 24 November 1974 di Vihara Dharmasurya, Kaloran, Temanggung, dengan Bhante Vidhurdhammabhorn (Bhante Wim) sebagai upajjhaya (penahbis)-nya.

 

Atas kontribusinya dalam membina umat Buddha Indonesia dan menjalin hubungan erat dengan Sangha Sri Lanka, beliau menerima gelar kehormatan (upadhi) pada tahun 1987, 1990, dan dua kali pada 1991. Pada 2016, ia dianugerahi gelar Doctor Honoris Causa dalam Ilmu Agama Buddha oleh Mahachulalongkornrajavidyalaya University.

Bhante Pannyavaro mulai dikenal luas sejak membawakan acara Mimbar Agama Buddha di TVRI pada 1980-an. Ceramahnya yang sederhana, mendalam, dan sarat nilai universal tidak hanya memikat umat Buddha tetapi juga menarik perhatian penganut agama lain. Dengan suara lembut dan tutur bahasa yang rapi, ia mampu menyampaikan Dhamma dengan jelas dan menenangkan.

Di kalangan umat Buddha Indonesia, Bhante Pannyavaro dianggap sebagai salah satu tokoh paling dihormati setelah Bhikkhu Ashin Jinarakkhita dan Bhikkhu Girirakkhito. Hingga kini, ia tetap menjadi sumber inspirasi melalui ajaran Dhamma yang disampaikannya dengan penuh kedamaian dan kebijaksanaan.

Selamat ulang tahun, Bhante @bhikkhu_sri_pannyavaro šŸ™
#sosok #tokoh #guru #buddha #dharma #bhante #bhikkhu #pannyavaro #indonesia #foto

Related Post