Artkel Dhamma

Pattidana

(Pelimpahan jasa) Pattidana atau Pelimpahan jasa merupakan wujud bakti terhadap keluarga yang telah meninggal dunia dengan cara menyalurkan jasa kebajikan, Pattidana juga diartikan sebagai memberikan inspirasi kebajikan/ kebahagiaan bagi makhluk lain. Setelah melakukan jasa-jasa/perbuatan baik, maka seseorang (sanak keluarga) biasanya menyatakan bahwa perbuatan baik ini dilakukan atas nama keluarga/leluhur yang telah meninggal agar mereka turut…

Artkel Dhamma

Jalan Hidup Umat Buddha Sebagai Perumah Tangga

Dalam ajaran Buddha, jalan menuju pencerahan tidak hanya diperuntukkan bagi mereka yang menjadi biksu atau biksuni. Umat awam, yang menjalani kehidupan sebagai perumah tangga, juga memiliki kesempatan yang sama untuk mempraktikkan Dharma dan mencapai kebahagiaan serta kedamaian batin. Kunci dari jalan ini adalah integrasi ajaran Buddha dalam kehidupan sehari-hari, bukan dengan meninggalkan tanggung jawab duniawi,…

Artkel Dhamma

Inilah Reaksi Kimia yang Terjadi pada Tubuh Manusia Saat Melakukan Dana

Manusia yang telah berproses ke arah lebih baik pada akhirnya akan menemukan bahwa memberi lebih membahagiakan ketimbang menerima. Dalam sebuah riset di Amerika Serikat beberapa tahun lalu, sejumlah peneliti mengumpulkan sejumlah orang. Masing-masing peserta diberi uang AS$5 (sekitar Rp. 73 ribu). Mereka diberi 2 pilihan, membelanjakannya untuk diri sendiri atau memberikannya ke orang lain. Setelah…

Artkel Dhamma

Aspek Psikologi Agama Buddha

ungkapan seperti “ melanggar hukum Buddha “ karena Beliau bukanlah pemberi hukuman, seorang hakim ataupun raja yang menghukum perbuatan jahat dan memberi hadiah bagi perbuatan baik manusia. Pelaku kejahatan bertanggung jawab pada perbuatannya sendiri ; ia menderita ataupun menikmati konsekuensi dari perbuatannya dan melakukan kebaikan ataupun kejahatan itu adalah urusannya sendiri. Harus pula disebutkan bahwa…

Artkel Dhamma

Kisah Seorang Gadis Desa (Gāmadārikāya Vatthu)

Di bagian selatan Pulau Lanka, terdapat sebuah desa bernama Brahmacola. Di sana, orang-orang mengolah sebidang ladang yang besar dan tinggal di sana selama satu bulan. Ketika masa panen tiba, mereka pun berkata, “Mari kita pergi untuk memanen bulan ini,” lalu mereka membawa air dan berangkat, saat itu musim panas yang sangat terik sedang berlangsung.  …

Artkel Dhamma

Menjadi Upāsaka Sejati

Pernahkah Anda bertanya-tanya apa artinya menjadi seorang umat Buddha awam yang sesungguhnya? Dalam tradisi Buddhis, umat awam yang telah menyatakan keyakinannya dikenal dengan sebutan Upāsaka (untuk pria) dan Upāsikā (untuk wanita). Ini bukan sekadar label, melainkan sebuah komitmen untuk menjalani hidup sesuai ajaran Buddha—ajaran yang bersumber langsung dari Sang Buddha sendiri seperti yang tercatat dalam…

Artkel Dhamma

Bimbisāra Raja Penyantun yang Pertama

Dari Gayāsīsa, diiringi oleh Kassapa bersaudara dan seribu orang bhikkhu yang dulunya merupakan petapa berambut pilin, Yang Terberkahi melanjutkan perjalanan menuju Rājagaha, ibukota Magadha. Ia mengunjungi kota ini terlebih dahulu untuk memenuhi janji-Nya kepada Raja Bimbisāra. Ketika tiba, mereka tinggal di Hutan Palma Muda (Laṭṭhivana) yang lebat di Cetiya Supatiṭṭha.   Ketika mendengar kabar gembira…

Artkel Dhamma

MENGHADAPI KETAKUTAN DENGAN KESUCIAN BATIN

(Refleksi atas Bhayabherava Sutta, MN 4) Pendahuluan Dalam gelapnya malam hutan, bahkan suara ranting patah bisa menjadi teror. Ketika sendiri, jauh dari manusia, berbagai ketakutan muncul dalam batin. Namun dalam Bhayabherava Sutta, Sang Buddha menunjukkan bahwa ketakutan bukan di luar, melainkan berakar dari dalam. Ketenangan sejati datang bukan dari menghindari kegelapan, melainkan dari pemurnian batin. Kisah…

Artkel Dhamma

MENGHANCURKAN NODA BATIN

(Refleksi atas Sabbasava Sutta, MN 2) Pendahuluan Pernahkah kita merasa bahwa meski telah berbuat baik, hati ini masih mudah terseret oleh nafsu, kemarahan, atau kebingungan? Itulah Asava—kekotoran batin halus yang terus merembes, membasahi pikiran, dan menyuburkan penderitaan.  Dalam Sabbasava Sutta, Sang Buddha menunjukkan tujuh cara untuk “Mengendalikan dan menghancurkan semua noda batin”, yaitu cara-cara untuk…