Artkel Dhamma

Jalan Hidup Umat Buddha Sebagai Perumah Tangga

Dalam ajaran Buddha, jalan menuju pencerahan tidak hanya diperuntukkan bagi mereka yang menjadi biksu atau biksuni. Umat awam, yang menjalani kehidupan sebagai perumah tangga, juga memiliki kesempatan yang sama untuk mempraktikkan Dharma dan mencapai kebahagiaan serta kedamaian batin. Kunci dari jalan ini adalah integrasi ajaran Buddha dalam kehidupan sehari-hari, bukan dengan meninggalkan tanggung jawab duniawi,…

Informasi

Jadwal Pabbajja Samanera dan Latihan Atthasilani tahun 2026 Sangha Theravada Indonesia

Jadwal Pabbajja Samanera dan Latihan Atthasilani tahun 2025 Penyelenggara : Sangha Theravada Indonesia PABBAJJA UPASAMPADA TAHUN 2026 1. Pabbajja Upasampada IX (9) Tahun 2026 di Vihara Vipassana Giriratana, Gunungsindur, Kab. Bogor Tanggal 14 – 28 Maret 2026 dengan jumlah peserta 51 orang 2. Pabbajja Upasampada X (10) Tahun 2026 di Vihara Vipassana Giriratana, Gunungsindur, Kab….

Artkel Dhamma

Inilah Reaksi Kimia yang Terjadi pada Tubuh Manusia Saat Melakukan Dana

Manusia yang telah berproses ke arah lebih baik pada akhirnya akan menemukan bahwa memberi lebih membahagiakan ketimbang menerima. Dalam sebuah riset di Amerika Serikat beberapa tahun lalu, sejumlah peneliti mengumpulkan sejumlah orang. Masing-masing peserta diberi uang AS$5 (sekitar Rp. 73 ribu). Mereka diberi 2 pilihan, membelanjakannya untuk diri sendiri atau memberikannya ke orang lain. Setelah…

Sutta Center

14 jenis pemberian kepada individu, puggalika dāna

Dakkhinavibhaṅga Sutta (dari Majjhima Nikāya Pāḷi) menyebutkan 14 jenis pemberian kepada individu, puggalika dāna Bag. 1   14 Jenis Persembahan Kepada Individu.   (1) Persembahan kepada seorang Buddha, (2) Persembahan kepada seorang Pacceka Buddha, Buddha yang tidak mengajar, (3) Persembahan kepada seorang Arahanta atau seorang yang telah mencapai tingkat Arahatta-Phala, (4) Persembahan kepada seorang yang…

Artkel Dhamma

Aspek Psikologi Agama Buddha

ungkapan seperti “ melanggar hukum Buddha “ karena Beliau bukanlah pemberi hukuman, seorang hakim ataupun raja yang menghukum perbuatan jahat dan memberi hadiah bagi perbuatan baik manusia. Pelaku kejahatan bertanggung jawab pada perbuatannya sendiri ; ia menderita ataupun menikmati konsekuensi dari perbuatannya dan melakukan kebaikan ataupun kejahatan itu adalah urusannya sendiri. Harus pula disebutkan bahwa…

Sutta Center

PetaVatthu 1,7 dan 1,8

Pv 1.7 Sattaputtakhādaka Sutta Pemakan Tujuh Putra Kecemburuan dan kebencian hanya akan menyebabkan penderitaan. Ketika melihat hantu, seorang biksu bertanya,   Biarawan: Kamu telanjang dan sangat jelek. Tubuhmu sangat bau. Kamu dikelilingi lalat. Kamu, berdiri di sana, siapa kamu?   Hantu: Aku hantu, Tuan. Aku menderita di alam Yama. Aku telah berbuat jahat sebagai manusia…

Artkel Dhamma

Kisah Seorang Gadis Desa (Gāmadārikāya Vatthu)

Di bagian selatan Pulau Lanka, terdapat sebuah desa bernama Brahmacola. Di sana, orang-orang mengolah sebidang ladang yang besar dan tinggal di sana selama satu bulan. Ketika masa panen tiba, mereka pun berkata, “Mari kita pergi untuk memanen bulan ini,” lalu mereka membawa air dan berangkat, saat itu musim panas yang sangat terik sedang berlangsung.  …

Artkel Dhamma

Menjadi Upāsaka Sejati

Pernahkah Anda bertanya-tanya apa artinya menjadi seorang umat Buddha awam yang sesungguhnya? Dalam tradisi Buddhis, umat awam yang telah menyatakan keyakinannya dikenal dengan sebutan Upāsaka (untuk pria) dan Upāsikā (untuk wanita). Ini bukan sekadar label, melainkan sebuah komitmen untuk menjalani hidup sesuai ajaran Buddha—ajaran yang bersumber langsung dari Sang Buddha sendiri seperti yang tercatat dalam…

Artkel Dhamma

Bimbisāra Raja Penyantun yang Pertama

Dari Gayāsīsa, diiringi oleh Kassapa bersaudara dan seribu orang bhikkhu yang dulunya merupakan petapa berambut pilin, Yang Terberkahi melanjutkan perjalanan menuju Rājagaha, ibukota Magadha. Ia mengunjungi kota ini terlebih dahulu untuk memenuhi janji-Nya kepada Raja Bimbisāra. Ketika tiba, mereka tinggal di Hutan Palma Muda (Laṭṭhivana) yang lebat di Cetiya Supatiṭṭha.   Ketika mendengar kabar gembira…