Tayana Sutta ( SN 2.8 )
Artkel Dhamma

EHIPASSIKO: Memahami Hakikat Dhamma

Kata Ehipassiko berasal dari kata Ehipassika yang terdiri dari 3 suku kata yaitu ehi, passa dan ika. Secara harafiah ”ehipassika” berarti datang dan lihat. Ehipassikadhamma merupakan sebuah undangan kepada siapa saja untuk datang, melihat serta membuktikan sendiri kebenaran yang ada dalam Dhamma. Istilah ehipassiko ini tercantum dalam Dhammanussati (Perenungan Terhadap Dhamma) yang berisi tentang sifat-sifat…

Sutta Center

Dharma sebagai Perahu

SUTTA NIPĀTA NĀVĀ SUTTA 2.8. Dharma sebagai Perahu Bagaikan para deva yang menghormati raja mereka, Raja Indra, Demikian pula orang itu yang darinya seseorang mengetahui Dharma, Terhormat, berpikiran-jernih, dan juga sangat terpelajar, Guru itu menerangkan kata-kata Dharma. Setelah mempertimbangkan hal ini, orang bijaksana itu, Sewaktu, mempraktikkan Dharma menurut Dharma Menjadi terpelajar, cerdas, juga berpikiran halus,…

Artkel Dhamma

Kebahagiaan Menurut Buddha Dhamma

Sahu dassanamariyanam, Sannivaso sada sukho Adassanena balanam, Niccameva sukhi siyaArtinya; “Bertemu dengan Para Ariya adalah baik, tinggalbersama mereka merupakan suatu kebahagiaan, orang akanselalu berbahagia bila tak menjumpai orang bodoh” Kondisi senantiasa bahagia dalam situasi apa pun, inilah yang senantiasa dikejar oleh manusia. M anusia ingin hidup bahagia. Hidup tenang, tenteram, damai, dan sejahtera. Sebagian orang…

Artkel Dhamma

Dāna

Dāna (Pāli, Sanskrit: दान dāna) adalah kemurahan hati atau memberi. Dalam Buddhisme, Dana juga berarti latihan pengembangan kemurahan hati. Dana merupakan salah satu dari 3 landasan perbuatan baik (punnakiriyavatthu), dimulai dari dana lalu Sīla/Moralitas lalu Bhavana/Pengembangan mental. Selain itu juga dalam berkhotbah, Sang Buddha mengajarkan dengan bertahap dan beliau selalu berkhotbah dimulai dengan Dana ini. Sebagai…

Sutta Center

Vimana Vatthu

Vv 1.3 Tatiya Pīṭha Sutta Istana Tahta Ketiga Bahkan mempersembahkan sesuatu yang sederhana kepada Sangha dapat memberikan hasil yang luar biasa. Moggallana Bhante: Dewata yang terkasih, engkau sedang duduk di singgasana emas. Ia terbang ke mana pun engkau inginkan, secepat yang engkau inginkan. Engkau berpakaian indah, mengenakan untaian bunga, dan engkau bersinar, bagai kilat yang…

Sutta Center

Hantu Chullaseṭṭi

Pv 2.8 Cullaseṭṭhi Sutta Raja Ajātasattu melihat hantu dan menanyainya, Raja: Kamu yang telanjang dan kurus itu, mau ke mana tengah malam begini dan kenapa? Katakan padaku, dan aku akan memberimu makanan dan pakaian. Chullaseṭṭi (hantu): Saya adalah orang yang sangat kaya dan terkenal yang tinggal di Benares, tetapi saya jahat. Saya ingin menikmati kekayaan…

Artkel Dhamma

Tindakan Raja Ajātasattu Membunuh Ayahnya   

Tindakan Ajātasattu Membunuh Ayahnya Raja Ajātasattu memerintahkan agar ayahnya, Raja Bimbisāra ditahan di dalam sebuah sel besi yang sangat panas. Ia tidak mengizinkan siapa pun untuk mengunjunginya kecuali ibunya.   (1) Ratu Vedehī membawa makanan di dalam mangkuk emas ke dalam sel besi. Raja memakan makanan itu untuk bertahan hidup. Raja Ajātasattu bertanya bagaimana ayahnya…

Sutta Center

AN 4.50 Upakkilesa Sutta Noda yang Mengotori

“Empat inilah, para bhikkhu, noda-noda bulan dan matahari, yang bila bulan dan matahari terkena oleh noda-noda ini, maka mereka tidak bersinar, tidak bercahaya, tidak memancarkan sinarnya.   Apakah empat?   1. Awan, para bhikkhu, adalah noda bagi bulan dan matahari.   2. Kabut (embun/mendung tebal), para bhikkhu, adalah noda bagi bulan dan matahari.   3….

Artkel Dhamma

Pattidana

(Pelimpahan jasa) Pattidana atau Pelimpahan jasa merupakan wujud bakti terhadap keluarga yang telah meninggal dunia dengan cara menyalurkan jasa kebajikan, Pattidana juga diartikan sebagai memberikan inspirasi kebajikan/ kebahagiaan bagi makhluk lain. Setelah melakukan jasa-jasa/perbuatan baik, maka seseorang (sanak keluarga) biasanya menyatakan bahwa perbuatan baik ini dilakukan atas nama keluarga/leluhur yang telah meninggal agar mereka turut…