Informasi

BTB Colour Walk 2026

Semangat kebersamaan, pelestarian budaya, dan kepedulian lintas generasi akan kembali mengalir di Kota Tangerang melalui gelaran BTB Colour Walk 2026, sebuah kegiatan jalan santai penuh warna yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Perkumpulan Boen Tek Bio ke-114 sekaligus Dies Natalis ke-31 Universitas Buddhi Dharma (UBD).   Kegiatan yang akan digelar pada Minggu,…

Sutta Center

Teman-teman Sutta

Vimāna Vatthu Vv 2.9 Sunandā Sutta Rumah Besar Sunanda _Seseorang dapat memperoleh banyak kebahagiaan dengan menaati ajaran dan memberikan sedekah kepada Sangha yang Mulia._   Moggallana Bhante: Devata, kecantikanmu bersinar ke segala arah seperti bintang terang bernama Osadhi. Apa saja perbuatan baik yang membawa kebahagiaan ini? Katakan padaku, Devata, perbuatan baik apa yang kau lakukan…

Artkel Dhamma

KEMELEKATAN

Ratiyā jāyati soko, ratiyā jāyati bhayam. Ratiyā vippamuttassa, natthi soko kuto bhayaṁ Dari kemelekatan timbul kesedihan, dari kemelekatan timbul ketakutan. Bagi orang yang telah bebas dari kemelekatan, tidak ada lagi kesedihan maupun ketakutan. (Dhammapada syair 240)   Sering kali kita terlalu melekat pada sesuatu yang tidak semestinya dan yang sebenarnya sudah tidak diperlukan, seperti pakaian,…

Sutta Center

MENYEMBUNYIKAN DIRI DARI AKIBAT-AKIBAT PERBUATAN JAHAT

Na antalikkhe na samuddamajjhe, na pabbatānaṁ vivaraṁ pavissa, na vijjatī so jagatippadeso, yatraṭṭhito mucceyya pāpakammā. Tiada suatu kawasan di dunia, baik di angkasa, di tengah samudera, atau menyusup ke celah gegunungan – di mana pun berada, seseorang dapat lolos dari (akibat) perbuatan buruknya. (Dhammapada syair 127) Di dunia ini banyak ajaran yang mengklaim atau menyatakan…

Sutta Center

Mahāsīlava Jātaka

“Berusaha keraslah, saudaraku.” – Kisah ini diceritakan oleh Guru saat berada di Jetavana, tentang seorang bhikkhu yang telah melepaskan semua usahanya. Guru bertanya: “Apakah benar bhikkhu bahwa kau melepaskan semua usahamu? “Āma, Bhante. Guru berkata: “Mengapa bhikkhu, kau menyerah dalam usahamu dalam ajaran yang menuju pembebasan?” Di masa lalu orang bijak telah kehilangan kerajaan mereka,…

Sutta Center

Dummedha Jataka

“Seribu pelaku kejahatan.” – Kisah ini diceritakan oleh Guru saat berada di Jetavana, tentang tindakan yang dilakukan demi kebaikan dunia, seperti yang akan dijelaskan dalam Buku Kedua Belas di Mahākaṇhajātaka. Suatu ketika Brahmadatta memerintah di Bārāṇasī, Bodhisatta terlahir kembali di dalam rahim Permaisuri. Ketika dia lahir, dia diberi nama Pangeran Brahmadatta pada hari penamaannya. Pada…

Artkel Dhamma

Tentang Nibbana

Dapatkah setiap orang mencapai kebahagiaan dan kebebasan Nibbana? Bila dapat, apakah setiap orang pada akhirnya akan mencapainya? Jawaban untuk hal yang pertama adalah jelas, yakni bahwa setiap orang dapat mencapai Nibbana, dan justru Sang Buddha senantiasa mendorong setiap orang untuk menjadikan Nibbana sebagai tujuan hidupnya serta agar berupaya sekuatnya untuk mencapainya. Senandung para wanita yang…

Artkel Dhamma

Lima Rintangan Batin

Pañca Nīvaraṇa: Lima Rintangan Batin Menurut Ajaran Buddha Dalam ajaran Buddha yang termuat di dalam Tipiṭaka, Pañca Nīvaraṇa (Lima Rintangan Batin) merujuk pada lima kondisi mental yang menghambat kemunculan ketenangan, konsentrasi, dan kebijaksanaan. Kata nīvaraṇa berasal dari akar kata yang berarti “menghalangi” atau “menutupi”, sehingga kelima hal ini seperti awan yang menutupi cahaya matahari—mengaburkan kejernihan batin yang…

Artkel Dhamma

APAKAH BERMANFAAT MEMBERIKAN DANA PADA SEORANG BHIKKHU YANG TAK BERMORAL

Penanya menanyakan sebuah pertanyaan tambahan. “Jika dana diberikan pada seorang bhikkhu yang tak bermoral, apakah ini bisa membuahkan hasil yang besar, bermanfaat bagi si pendana?” Ini seharusnya dicatat bahwa bagi seorang pendana, seorang bhikkhu yang tak bermoral bisa layak menerima pemberian dengan sepuluh kemurnian yang dikenal sebagai “Dakkhiṇavisuddhi”, membuahkan manfaat besar bagi pendana. 1. Seorang…

Artkel Dhamma

Tahu Balas Budi yang Langka dalam Ajaran Buddha

 “Dullabho loke kataññū katavedī “Orang yang tahu balas budi dan membalas kebaikan adalah langka di dunia ini.” Aṅguttara Nikāya 2.118–129  Apa Itu Kataññū Katavedī ? – Kataññū: menyadari kebaikan yang pernah diterima. – Katavedī: merasa berterima kasih dan menunjukkannya—dengan ucapan, sikap, atau perbuatan. Sang Buddha menyebut ini sebagai ciri utama orang baik (sappurisa) Sebaliknya, akataññū akatavedī…