Artkel Dhamma

MAKNA LUHUR YANG MELEKAT PADA KATA SANNIPATA

Masih banyak umat Buddha yang belum mengetahui apa sesungguhnya arti kata dan makna yang terkandung di dalam kata “Sannipata” sehingga membuat publik menjadi bingung dengan pemakaian kata tersebut di luar dari kebiasaan pemahaman makna yang selama ini dipahaminya. Di bawah ini akan dikupas arti kata serta makna luhur dari kata “Sannipata” dalam Buddhisme. I. ARTI…

Artkel Dhamma

10 KEKUATAN ISTIMEWA BUDDHA/TATHAGATA

Dasabalanti” berarti memiliki sepuluh kekuatan (bala) yang tidak dimiliki oleh makhluk lain, kekuatan khas milik seorang Tathāgata. Di sini, “kekuatan” (bala) disebut demikian karena kekuatan itu tidak tergoyahkan oleh sebab-sebab yang berlawanan; karena kokoh dan tidak tergoyahkan, maka disebut bala. Ia disebut “Dasabala” karena memiliki sepuluh kekuatan — itulah Sang Buddha. Namun, sepuluh kekuatan Tathāgata…

Informasi

Perayaan Waisak 2568 BE di Jakarta

Perayaan Waisak 2025 akan berlangsung di sejumlah titik di wilayah Jakarta. Adapun Hari Raya Waisak pada tahun ini jatuh pada tanggal 12 Mei 2025 mendatang. Umat Buddha yang tinggal di wilayah Jakarta perlu mengetahui lokasi perayaan Waisak 2025 di Jakarta dari TMII hingga Kemayoran. Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang Hari Libur Nasional…

Artkel Dhamma

Mengenal PINDAPATA WARISAN TRADISI PARA BUDDHA

Pindapata merupakan tradisi yang dilakukan oleh semua Buddha sejak Buddha-Buddha terdahulu hingga Buddha-Buddha mendatang. Buddha Gautama telah memberikan petunjuk bagaimana hendaknya seorang bhikkhu melakukan Pindapata seperti yang telah dijelaskan dalam Majjhima Nikaya 151 – Pindapata Parisuddhi Sutta. I. MAKNA PINDAPATA. Pindapata berarti mengumpulkan dana makanan dengan menjatuhkan dana makanan dari tangan pemberi ke dalam mangkok…

Sutta Center

Upāhana Jātaka [Jā 231]

“Bagaikan sepasang sandal yang dibeli seseorang.” — Ini dikisahkan oleh Guru saat berdiam di Veḷuvana, tentang Devadatta. Para bhikkhu mengangkat pembicaraan di Dhammasabhā: “Āvuso, Devadatta setelah menolak gurunya, menjadi lawan dan musuh Tathāgata, (pada akhirnya) mengalami kehancuran total.” Guru datang: “Para bhikkhu, apa yang sedang kalian perbincangkan saat duduk bersama di sini. Mereka memberitahunya. Guru…

Sutta Center

SUTTA NIPĀTA-SAMMĀPARIBBĀJANIYA SUTTA

2.13. Kesempurnaan dalam Kehidupan Mengembara PERTANYAAN Kepada Sang Petapa yang memiliki kebijaksanaan tinggi, seorang yang telah menyeberang, Ke pantai seberang, sepenuhnya Sejuk, seimbang Yang telah meninggalkan rumah, Kenikmatan-indriawi tersingkir, aku bertanya: Bagaimanakah seorang bhikkhu mengembara dengan benar di dunia? BUDDHA Yang telah menghancurkan (kepercayaan) dalam pertanda-pertanda, dalam keberuntungan, Munculnya mimpi-mimpi dan tanda-tanda lainnya, Yang telah…