
Pada suatu ketika Sang Bhagavā sedang berdiam di Kosambī di sebuah Hutan Siṃsapā. Kemudian Sang Bhagavā mengambil sedikit daun siṃsapā dengan tangan-Nya dan berkata:
“Para Bhikkhu, bagaimana menurut kalian: Mana yang lebih banyak, dedaunan siṃsapā yang ada di tangan saya atau yang ada di hutan siṃsapā?” tanya Sang Buddha.
“Bhagavā, dedaunan yang ada di tangan Bhagavā adalah lebih sedikit. Sedangkan yang ada di hutan siṃsapā adalah jauh lebih banyak.” jawab para Bhikkhu.
“Begitu juga para Bhikkhu, hal-hal yang secara langsung saya ketahui tetapi tidak saya ajarkan adalah jauh lebih banyak (dari yang saya ajarkan). Dan mengapa hal-hal tersebut tidak saya ajarkan? Karena itu tak berhubungan dengan tujuan, itu tidak fundamental bagi kehidupan suci dan jalan pembebasan Nibbāna.” ujar Sang Buddha.
“Dan apa yang saya ajarkan? Inilah yang saya ajarkan: ‘Ini dukkha, Ini timbulnya dukkha, Ini berakhirnya dukkha, Ini jalan untuk mengakhiri dukkha.’ Dan mengapa hal-hal ini saya ajarkan? Karena itu berhubungan dengan tujuan, itu fundamental bagi kehidupan suci, pada pembebasan, pada Nibbāna. Oleh karena itu, hal-hal tersebut saya ajarkan.” sabda Sang Buddha.
Sumber: Simsapa Sutta [SN 56.31]
Salam bahagia selalu…
Sumber : https://midway-buddhist.medium.com/segenggam-daun-si%E1%B9%83sap%C4%81-33b658568326



