Artkel Dhamma

Punabbhava dan Punaruppatti

Menjadi ada kembali (Pali: punabbhava; Skt: punarbhava) adalah keberadaan, keberlanjutan atau berlangsungnya kembali kehidupan makhluk  di alam kehidupan (Pali, Skt: saṃsāra – lingkaran hidup dan mati) setelah mengalami kematian. Menjadi ada kembali, dalam bahasa Pali adalah punabbhava yang berasal dari dua kata yaitu kata ”puna” dan ”bhava”. Kata ”puna” berarti “lagi” atau “kembali”, sedangkan kata “bhava” berarti menjadi ada/eksis. Jadi, secara harfiah, punabbhava berarti…

Informasi

Pelatihan Pālivacana untuk Pandita

Sentra Pelayanan Umat Buddha (SPUB), 1 Maret dan 8 Maret 2025 PC MAGABUDHI Kota Tangerang kembali mengadakan pelatihan guna meningkatkan kualitas para anggotanya. Dalam program MAKOBE (MAGABUDHI Kotang Belajar), diadakan Pelatihan Pālivacana yang dibimbing oleh Bhikkhu Vīrasīlo Thera. Diikuti oleh 39 peserta Rama dan Ramani, pelatihan ini sangat memberikan manfaat bagi anggota PC MAGABUDHI Kota…

Artkel Dhamma

Sejenak Mengenal Agama Buddha untuk Pemula

Sebuah tanya jawab sekitar 10 menit untuk sejenak mengenal Agama Buddha secara singkat bagi para pemula yang belum atau baru mengenal Agama Buddha. Apakah Agama Buddha itu? Agama Buddha adalah suatu agama yang berdasarkan pada ajaran yang telah berusia 2540 tahun yang berasal dari Anak Benua India. Ajaran ini ditemukan dan diajarkan oleh Siddhattha Gotama…

Artkel Dhamma

Ekspresi Harapan dan Salam Buddhis

Sebagai makhluk sosial manusia tidak luput dari interaksi atau hubungan dengan individu maupun kelompok lain. Dalam interaksinya, untuk menyatakan keberadaan dirinya, menunjukkan perhatian, dan penghormatan kepada satu individu maupun kelompok lain, seseorang menyampaikan ucapan salam awal dan akhir untuk bertegur sapa dan juga memberikan ekspresi harapan. Sapaan atau ucapan salam dan ekspresi harapan seseorang kepada…

Artkel Dhamma

Mengenal Puasa dalam Agama Buddha

Puasa yang dipengaruhi agama misalnya Ramadhan dalam agama Islam. Setiap puasa memiliki perbedaan, keunikan, ciri khas, tata cara, maupun waktu pelaksanaan. Secara garis besar puasa dalam tradisi agama dan budaya memiliki persamaan seperti pengendalian diri, berlatih menjalani hidup lebih suci. Puasa memiliki berbagai macam tujuan, misalnya agar mencapai tujuan tertentu, melatih hidup suci bahkan ada…

Artkel Dhamma

Ini Alasan Ilmiah Puasa Buddhis Tetap Minum Air

Puasa dalam anggapan umum khususnya di Indonesia identik dengan menghindari makan dan minum dalam jangka waktu tertentu. Tapi dalam puasa Agama Buddha yang lebih mengedepankan pengendalian batin atau kemoralan, minum air bukanlah hal yang harus dihindari. Asal usul atau etimologi dari kata puasa dalam bahasa Indonesia berasal dari kata dalam bahasa Sanskerta yaitu puvasa (baca:…

Informasi

Teknologi Pembaca Pikiran Manusia Segera Jadi Kenyataan

Rio de Janeiro – Teknologi yang mampu membaca isi pikiran manusia sebentar lagi akan menjadi kenyataan. Salah satu upaya perwujudan teknologi tersebut adalah memanfaatkan musik sebagai media utamanya. Teknologi ini dikembangkan oleh sejumlah ilmuwan dari beberapa negara, mulai dari Brazil, India, Jerman, dan juga Finlandia. Menurut informasi yang dilansir BGR, Rabu (7/2/2018), teknologi tersebut diciptakan…

Artkel Dhamma

Segenggam Daun Siṃsapā

Pada suatu ketika Sang Bhagavā sedang berdiam di Kosambī di sebuah Hutan Siṃsapā. Kemudian Sang Bhagavā mengambil sedikit daun siṃsapā dengan tangan-Nya dan berkata: “Para Bhikkhu, bagaimana menurut kalian: Mana yang lebih banyak, dedaunan siṃsapā yang ada di tangan saya atau yang ada di hutan siṃsapā?” tanya Sang Buddha. “Bhagavā, dedaunan yang ada di tangan…

Informasi

Mengenal Imlek di antara Sejarah, Budaya dan Mitos

Sejarah panjang kalender Imlek dimulai sejak masa Kekaisaran Huangdi (黃帝), berkuasa di Tiongkok pada tahun 2698-2598 SM, karena masyarakatnya adalah masyarakat agraris, maka Kaisar menciptakan kalender pertanian yang diberi nama Kalender Nongli (农 历). Di negeri agraris kalender pertanian adalah sangat penting, karena pergantian musim harus dihitung dengan cermat, agar saat bercocok tanam para petani…