Acara Buddhayana Run Di PIK 2

Sejak pukul 05.00 WIB, ribuan peserta telah memadati Community Park Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 dengan semangat menyala. Tak peduli usia, suku, atau latar belakang, mereka bersatu dalam satu tujuan: merayakan kebersamaan melalui Buddhayana Run 2025. Salah satu peserta, Silvia, guru Sekolah Triratna Jakarta, datang dengan 60 murid dan rekan guru. “Ini pengalaman luar biasa. Anak-anak antusias, kami pun senang bisa berkontribusi untuk semangat Unity in Diversity,” ujarnya.

Antusiasme serupa terlihat di wajah para pelari lainnya. Ada yang datang untuk mengejar medali, ada pula yang sekadar ingin merasakan atmosfer kebersamaan. Ketika lomba dimulai, sorak-sorai mengiringi langkah mereka mengitari rute 5 KM. Tak lama, peserta  menyentuh garis finish dalam 15 menit, diikuti ribuan lainnya yang saling menyemangati. Usai lari, acara berlanjut dengan pembagian hadiah dan doorprize, menambah keceriaan pagi itu.

Bagi banyak peserta, Buddhayana Run bukan sekadar ajang olahraga, tetapi bukti nyata bahwa perbedaan bisa disatukan dalam semangat sportivitas dan kesehatan. “Kami berharap event seperti ini terus ada setiap tahun,” kata Iwan Suyanto, salah satu guru pendamping.

Dirjen Bimas Buddha, Supriyadi, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Buddhayana Run 2025 di Community Park, PIK 2, Jakarta Utara, Sabtu (02/08/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari lari serentak di lima kota besar yang digelar oleh Keluarga Buddhayana Indonesia.

Dalam sambutannya, Dirjen menekankan bahwa medali yang dikenakan peserta bukan sekadar simbol pencapaian, tetapi lambang persatuan dalam keberagaman. Dirinya menegaskan komitmen Kementerian Agama dalam memberikan ruang bagi keberagaman sebagai kekuatan bangsa. Perbedaan, menurutnya, bukan untuk dipertentangkan, melainkan dijadikan landasan nilai-nilai luhur yang memperkuat kebersamaan.

Supriyadi juga mengajak seluruh peserta untuk menumbuhkan rasa cinta kemanusiaan serta rasa cinta terhadap bangsa dan negara.

Buddhayana Run 2025 sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi ke-70 Majelis Buddhayana Indonesia. Melalui kegiatan ini, Ditjen Bimas Buddha terus mendorong gaya hidup sehat dan harmonis yang dilandasi semangat persatuan dalam keberagaman.

Related Post